Senin, 11 November 2019

IHWAL MENERJEMAHKAN

Ringkasan Artikel:
IHWAL MENERJEMAHKAN: PROPOSISI TEORETIS CANGKUPAN PENGKAJIAN DAN PENELITIHAN
Pada zaman sekarang ini, penguasaan bahasa Inggris tidak cukup jika dibatasi empat keterampilan breavaza, yaitu berbicara, menyimak, membaca dan menulis. Tampaknya, tidak juga dengan penguasaan unsur bahasa seperti tata bahasa, fonologi, dan kosa kata. Bahasa Inggris sebagai bahasa asing terpenting di Indonesia seharusnya di pelajari dalam konteks yang lebih luas. Kemampuan menerjemahkan perlu juga perlu diperhatikan dan sangat penting. Untuk mengatasi kesulitan menerjemahkan harus menerjemahkan pemahaman ilmu linguistik atau ilmu bahasa yang terkait baik antara bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Tulisan ini mengupas empat proposisi teoritis yakni, pentingnya posisi penerjemah sebagai suatu keterampilan berbahasa disamping menyimak, berbicara, mambaca, dan menulis dan tullisan ini ditutup dengan simpulan.
Definisi Menerjemahkan
Kegiatan menerjemahkan tidak menerjemahkan tidak hanya sering dikaitkan dengan keperluan mendesak untuk menyampaikan ide atau gagasan dari suatu bahasa ke bahasa lain. Kegiatan menerjemahkan teks berbahasa Inggris ke dalam bahasa Indonesia juga dijadikan sasaran menguasai bahasa Inggris secara mendalam, misalnya bidang tata bahasa dan kosa kata.
Ada sejumlah pertimbangan yang menyelimuti usaha pemindahan gagasan atau informasi ini, terutama yang ada hubungannya dengan hasil produk terjemahan. Pertimbangan ini Nampak dihayati benar oleh para linguis dan ahli penerjemahan. Defenisi penerjemahan itu sendiri cukup beragam. Menurut Finlay (1971:1) menandasarkan bahwa “a translation may be difined as a presentation of a text in a language other than that in which it was originally written”. Penyampaian teks tertulis (written) dalam suatu bahasa lain dan umumnya kajian mengenai penerjemah (interpreting) dan umumnya pengkajian mengenai menerjemahkan satu bahasa ke bahasa lain (translating) khusus dipakai bahasa tertulis. Walaupun kata-kata yang digunakan untuk memaparkan definisi definisi dari para ahli tersebut berbeda satu dengan lainnya pada hakikatnya terdapat persamaan juga. Pengguna kata rendering, reproducing, presentation, dan replacement yang kiranya mempunyai makna tida jauh berbeda.
Berbeda dengan pendapat diatas, Wilss (1980:3) menyebutkan definisi terjemahan harus dipandang dari tiga sisi, yaitu dari sisi (translator based definition), dari sisi teks yang diterjemahkan (text based definition) dan dari sudut pandang alat (computer based translator), dalam hal ini komputer. Jadi, menerjemahkan itu merupakan suatu kegiatan seseorang penerjemah secara runtut melakukan kegiatan memproduksi pesan yang terkandung dalam teks bahasa sumber (source language) ke dalam bahasa sasaran (target language). Menerjemahkan dengan komputer didefinisikan “a process of computer-programmed substitution of the SL sign combination by TL sign combination”. Dalam pembahasan selanjutnya definisi inilah yang akan dipacu. Ungkapan optimally equivalent TL text kiranya perlu diperhatikan karena kegiatan mengalihkan pesan bahasa ke bahasa sumber ke bahasa lain sasaran itu disebut menerjemahkan hanya kalau pesan yang dihasilkan dalam bahasa sasaran sama dengan bahasa sumbernya (Kamil. 1982; Sakri; 1999). Disamping itu, syarat pemahaman sintasksi, semantik, dan pragmatik dari teks bahasa sumbernya dan bagaimana menganalisis dengan baik kedalam bahasa sasaran merupakan persyaratan menerjemahkan yang sangat penting.
Definisi menerjemahkan berdasarkan sudut pandang teks ini, seandainya dicermati benar-benar, merupakan definisi menerjemahkan yang lengkap. Dengan demikian, dapatlah dipahami bahwa dalam pemikiran Wills (1980), seorang penerjemah harus mampu menganalisis naskah asli yang akan diterjamahkan dari tiga sudut pandang.
Cakupan Pemahaaman Menerjemahkan
Pada tahap ini, kegiatan menerjemahkan sudah dilakukan sejak dulu kala, dan terus berkembang sampai saat ini, seiring dengan globlalisasi informasi. Pengkajian mengenai prinsip-prinsip menerjemahkan juga sangat penting dan proses menerjemahkan juga sangat penting untuk dapat dihasilkan suatu hasil terjemahan yang baik. Sebuah prinsip mengatakan hasil suatu terjemahan harus tampak seperti teks pada bahasa sasaran dan bebas dari pengaruh struktur sumber. Pemahaman mengenai pragmatic, sistansik, dan simantik juga sangat penting dalam menerjemahkan. Terjemahan dialog dan interaksi drama, novel, dan aneka karya sastra sulit dilakukan tanpa pemahaman pragmatiak.
Pengkajian aneka problema menerjemahkan akan sangat membantu keterampilan menghasilkan penerjemahan yang baik. Masalah kebahasaan lebih mendalam dibandingkan bagian lainnya karena problem kebahasaan lebih mendalam dan lebih luas.
Penelitihan Dalam Menerjemahkan
Penelitihan kebahasaab termasuk menerjemahkan, akan meliputi kegiatan menetapkan wilayah penelitihan kebahasaan, termasuk menerjemahkan, akan meliputi kegiatan menetapkan wilayah penelitihan, menggunakan menetepkan wilayah penelitihn, menggunakan sumber-sumber yang bersifat sebagai peneliti yang profesioanaldengn menetapkan data yang diperlukan dalam penelitihannya (Wray 1998:8-14). Yang diupayakan dalam menerjemahkan adalah gagasan dari satu dumber kan adalah memindahkan gagasan dati sutau bahasa ke bahasa sasaran kesedemikian rupa. Penelitihan dengan teks dapat diarahkan pada ekuivalensi dan dapat dipusatkan dalam tingkat kebebasan pada tingkat kata, ekologi, materi, organissi dan lainnya.
Penelitahan ini mencoba mencari tahu apakah penerjemah yang berbeda pengetahuannya dibidang terjemahan akan menghasilkan terjemahan yang berbebda pengetahuan menghasilkan dengan membandingkan, misalnya dalam bidang tata bahasa sintaksi, pragmatic yang dipecah lagi menjadi wilayah yang lebih sempit.
Simpulan dan Saran
Simpulan yang disampaikan adalah pengkajian menerjemahkan sebaik-baiknya bersifat holistik dan dapat dipecahkan menjadi beberapa kegiatan pembelajaran sesuai dengan kebutuhan. Untuk menjadi penerjemah yang efisien dan profesioanal, memang perlu diperhatikan kelengkapan tools: Kamus Inggris – Kamus Indonesia, Kamus Inggris – Kamus Inggris, dan Kamus Indonesia – Kamus Indonesia. Dan komputer dengan program tertentu dapat membantu mempercepat tugas seorang penerjamah, seperti mengoreksi tata bahasa yang kurang baik, ejaan, perhitingn kata dalam teks dan lainnya.

https://journal.ugm.ac.id/jurnal-humaniora/article/download/810/652

Sabtu, 26 Oktober 2019

Seorang Interpreter !!

Menjadi Interpreter Bahasa Asing

   Penerjemah bahasa ialah seseorang yang menguasai lebih dari satu bahasa dan mampu menerjemahkan dari satu bahasa ke bahasa lainnya secara professional. Karena menjadi penerjemah itu dibagi menjadi 2 yaitu penerjemah secara lisan dan penerjemah secara tulisan. Penerjemah untuk menerjemahkan karya tulis harus mempertimbangkan beberapa batasan, bisa jadi termasuk dalam segi konteks, aturan tata bahasa, idiom serta hal lain yang ada sangkutannya dengan kedua bahasa.
   Sama halnya dengan Interpreter untuk menerjemahkan secara lisan di waktu yang bersamaan dan saat itu juga. Dalam menerjemahkan secara lisan kita juga harus mempertimbangkan beberapa hal yang harus kita asah yakni, kemampuan listening kita dan sering prektek bicara langsung dengan sesama pembicara bahasa asing supaya lebih terbiasa.
   Sudah terdapat banyak sekali media yang membantu memudahkan kita untuk melatih kemampuan berbicara contohnya, melihat blog/website tentang dunia translator, YouTube bisa dibantu dengan melihat subtitle, bisa mengikuti forum-forum komunitas bahasa asing, dan kita bisa juga dengan sering membaca buku yang berkonten bahasa asing.
Untuk menjadi Interpreter juga, kita harus lebih memfokuskan dalam hal pronunciation nya yang jelas. Dalam pembelejaran kelas kita Mr.Dhuha selalu mengingatkan kita untuk mengutamakan bagaimana bunyi pengucapannya (pronunciation) sebelum mencari arti katanya. Karena dalam bahasa asing itu pengucapan lebih diutamakan, jika kita pronunciationnya tidak jelas itu juga sudah membuat bingung lawan bicara kita.
   Tapi, ada alasan juga jika pengucapan kita tidak jelas itu membuat minder diri kita sendiri untuk berbicara didepan orang banyak. Contoh tulisan dan pengucapan dalam bahasa asing, prophet dalam pengucapan ph di baca fh jadi pengucapannya menjadi profhet. Dan thourough untuk gh bisa tidak dibunyakan seoalah-olah hilang dan bisa juga di ganti dengan huruf f menjadi Throurof. Dan masih banyak lagi contoh yang lain yang bisa kita lihat di media massa.
   Karena itu dalam pembelajaran Bahasa Inggris juga penting bagi kita lebih memfokuskan pronunciation sebelum mencari arti dalam kata. Karena dengan tidak jelasnya pengucapan kita membuat lawan bicara kita tidak faham dengan apa yang kita bicarakan, dan terkadang beda pengucapan salah satu huruf vokal saja bisa beda maknanya.


   Uwooowww... sekali bukan? Teman-teman online adakah yang memiliki cita-cita menjadi seorang Interpreter .. ? Lumayan loh temen-temen kita bisa menjelahi negara satu ke negara lainnya. So, pasti sebelumnya kita wajib fasih dalam pelafan/prunounciation dan kita juga harus memiliki keunggulan dalam menguasai lebih dari 1 bahasa dong. 
  Mungkin sampai disini saja yah temen-temen Ani sharing-sharing. Temen-temen bisa juga kok rekomendasi Ani buat artikel lain tentang apa saja. Komen dibawah yah temen-temen. 

Byebye... Wassalamualaikum wrb 

Sabtu, 19 Oktober 2019

Teks Eksposisi


Apa itu Narasi ?


TAHUKAH APA ITU  NARASI ? A

Assalamualaikum wrb ... Hai temen-temen online ku 😘 salam hangat dan penuh cinta dari Ani yah .. 
   Temen-temen kalo menurut kalian seperti apakah sih mata pelajaran/kuliah Bahasa Indonesia di kacamata kalian ??? Apa pendapat kalian sama dengan pendapat temen-temen termasuk Ani sendiri? Menurut pendapat yang Ani denger-denger ini, pelajaran Bahasa Indonesia ini sebenarnya mudah tapi, mudahnya itu gampang-gampang susah gituloh. Hahahaha gimana tuh kalo bahasanya seperti itu? Kalian juga sama nggak sama pendapat Ani? Tapi kalo temen-temen online waktu Aliyah/SMA ambil jurusan Bahasa pasti bagi temen-temen online Bahasa Indonesia itu memang pelajarn menarik, apalagi Sastra Indonesia 😀 Ani waktu Aliyah dulu juga alumni jurusan Bahasa temen-temen. Dan memang pelajaran Bahasa bagi Ani itu sudah jadi makanan tiap minggu waktu di Aliyah.

   Berhubungan dengan pelajaran Bahasa Indonesia nih, temen-temen Ani ada tugas dari kuliah buat sharing-sharing sama kalian tentang bab Narasi. Uwouww... kalian nggak asing bukan dengan kata Narasi ? Yappp.. Teks Narasi adalah sebuah cerita yang didasarkan pada urutan (serangkaian) kejadian/peristiwa. Narasi bisa berisi fakta, bisa pula fiksi atau rekaan, yang direka atau dikhayalkan oleh pengarangannya saja. Biasanya yang berisikan fakta itu contohnya, biografi (riwayat hidup seseorang), otobiografi (riwayat hidup seseorang yang ditulisnya sendiri). Ada juga contoh dari peminat fiksi yaitu, bisa juga berupa novel, cerita pendek, cerita bersambung dan cerita bergambar yang sangat banyak kita temukan di media massa. Kalian juga tahu nggak temen-temen Narasi disini memiliki 3 point penting yakni, kejadian, tokoh, dan konflik yang mungkin temen-temen bisa disebut dengan unsur pokok. Gimana temen-temen online masih ingatkah kalian ?? Jika temen-temen online ada pendapat lain tentang pengertian Teks Narasi kalian bisa coment di bawah yah.

   Untuk menambah ingatan temen-temen online yang mungkin lupa seperti apa sih Teks Narasi itu? Ani akan memberikan sedikit contoh yang sama seperti Ani presentasikan waktu dikelas. Untuk lebih jelasnya, mari temen-temen online kita baca sepenggal cerpen dibawah yang Ani dapat dari contoh buku yang Ani presentasikan juga.

  Hari ini Tuan Munzir bangun lebih awal dari biasanya. Istrinya, mereka baru tinga bulan berumah tangga, terheran-heran melihat suaminya sempat solat subuh, sedangkanbiasanya dia bangun lewat pukul enam, terburu-buru mandi dan sarapan, lantas mendorong motornya kelur dari lorong samping rumah, dan segera meluncur pergi ke kantor, 
"Pagi amat, Kak, hari ini", tegur istrinya yang masih pengantin baru itu. 
"Ada rapat penting di kantor," jawab Tuan Munzir singkat. Ketika Tuan Munzir sampai di kantor, para pesuruh belum lagi selesai membersihkan ruangan. Mereka pada berdehem, tapi Tuan Munzir pura-pura tidak mendengar. 
Rapat itu dimulai pukul 9.30 tepat, dipimpin sendiri oleh G.M. dan Tuan Munzir merasa bangga sekali karena proposal-nya untuk melakukan promotion drive terselubung dengan cara membiayai grup-grup teater rakyat di seluruh provinsi, ternyata dengan muddah diterima, dan dia ditunjuk menjadi meneger khusus untuk itu. 
Malam itu dia membawa istrinya makan direstoran, dan kemudian mereka menonton bioskop. Baru pukul setenganh dua belas malam mereka tiba dirumah, dengan rasa puas. 

   Nah, dari cerpen diatas, temen-temen online sudah ada gambaran tidak mana kejadian, mana tokohnya dan mana konfliknya? Jika temen-temen masih bingung Ani akan jelaskan lagi bagian-bagian unsur pokok yang ada di cerpen itu. Untuk bagian kejadian itu adalah pengalaman Tuan Munzir sepanjang hari mulai dari pagi sampai malam hari, sepulang menonton bioskop. Tokohnya yang ada di cerpen adalah Tuan Munzir , Istrinya dan G.M. Dan konfliknya dalam cerpen diatas itu tidak ada, jadi teks narasi diatas bukanlah termasuk teks narasi sempurna.

   Untuk karangan anak-anak banyak juga yang berbentuk narasi tanpa konflik. Contohnya judul buku, Mengunjungi Paman, Menjenguk Ati di Rumah Sakit, Bermain Layang-Layang. Atau juga teks deskripsi yang merupakan teks narasi yang tidak sempurna. Contohnya, Gempa Bumi, Depot Misiu Cilandak Meledak, itu contoh judul teks deskripsi liputan peristiwa dengan alur tak sempurna.

  Kecuali dengan teks deskripsi dengan tulisan mengenai mimpi yang jelas terasa sebuah narasi sempurna, karena terdapat peristiwa, tokoh dan konflik. Dan juga ditambah dengan tulisan hal-hal yang ada didalam mimpinya.

  Gimana temen-temen online sudah ingat belum, tentang apa itu Teks Narasi?? semoga dengan tulisan panjang lebar ini membantu temen-temen untuk mengingat kembali dan tahu apa itu Teks Narasi. hehehehe ..

  Cupuk sekian yah temen-temen tulisan Ani tentang Teks Narasi, terima kasih temen-temen sudah masuk ke blog Ani dan membaca tulisan Ani. Untuk kritik dan saran dari temen-temen Ani terima di kolom komentar dibawah yah... sampai jumpa di tulisan Ani berikutnya.

byebye... Wassalamualaikum warohma 

Senin, 07 Oktober 2019

Nge-review skripsi kakak senior


NGE-REVIEW SKRIPSI KAKAK SENIOR

     Mendapatkan tugas me-review itu hal sudah biasa untuk kalangan mahasiswa. Berbagai macam karya tulis dan makalah itu selalu ada disisi mahasiswa hehehhee 😄 benar tidak ? Terkadang sampai harus merelakan waktu untuk begadang semalaman untuk mengejar deadline, Yah.. seperti itulah jika sudah menjadi mahasiswa. Kali ini saya akan me-review skripsi dari kak Nurul Hikmah bagian abstrac. Setelah saya membaca bagian abstrac dan kesimpulan skripsi kak Nurul Rahma yang berjudul " Pertanggungjawaban Dalam Pengaplikasian Penerjemah Berita Tentang Krisis Suriah di BBC Arabic ". Baru saja membaca bagian abstrac, saya sudah merasa tertarik akan isi dari skripsi tersebut. Didalam abstrac dijelaskan tujuan dari penelitian tersebut yaitu, mengaplikasikan penerjemah berita tentang krisis Suriah di situs BBC Arabic yang peneliti terjemahankan sendiri dari bahasa Arab ke dalam bahasa Indonesia dengan menggunakan strategi penerjemahan yang di kemukakan oleh Moch Syarif Hidayatullah. Sangat menarik bukan ?

Dan metode yang digunakan dalam skripsi tersebut yaitu metode kualitatif - deskriptif, tahu kan kalian metode kualitatif - deskriptif seperti apa itu ? Metode kualitatif - deskriptif itu ialah metode yang menjelaskan kejadian fakta , fenomena variabel atau keadaan yang sebenarnya terjadi dan berita itu di deskripsikan secara sistematis secara, faktual dan akurat mengenai fakta - fakta , sifat - sifat serta hubungan antar fenomena yang diselidiki. Dan juga metode penerjemahan yang digunakan oleh penulis skripsi tersebut ialah metode komunikatif yang diambil dari teori Frans Sayogie. Jadi bedasarkan penelitian yang di lakukan dalam skripsi tersebut, penerjemah menunjukkan objek data yang dianalisis dengan mengaplikasikan strategi yang digunakan dalam menerjemahkan berita tersebut. WOW bukan gais

Dan hasil yang di paparkan dari penelitian ini ialah menggunakan strategi penerjemahan diantaranya yaitu, strategi Taqdhim dan strategi Ta'khir ( Mengedepankan dan mengakhirkan ), Ziyadah ( Menambahkan ), Hadzf ( Membuang ) dan Tabdil ( Mengganti ). Tetapi, strategi yang sering digunakan dalam penelitian ini ialah strategi Ziyadah sebab struktur yang digunakan tersebut supaya mudah dipahami dan mengerti oleh pembaca. 

Jadi menurut saya abstrac dari skripsi ini cukup menarik untuk di baca bagi kalangan mahasiswa ataupun para pelajar yang mungkin ingin mengetahuinya seperti apakah contoh abstrac ditingkatan mahasiswa. Tetapi, ada juga sedikit kekurangan dalam isi asbtrac ini terdapat beberapa pemborosan kata " Yang " dari isi abstrac di bagian akhir yang sebaiknya di kurangi. So, mungkin sampai sini review-an saya dalam skripsi kak Nurul Hikmah , bagia kalian yang kepo, asyiik kepo yah ! 😆 Bisa di cari dalam keywords Pertanggungjawaban Penerjemah Berita, Krisis, Suriah .

Dan juga bisa di klik link di bawah jika ingin melihat hasil skripsi kak Nurul Hikmah 👇👇👇
http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/42464

Sekian terimakasih selamat membaca kawan kawan online ku 😘😘😘 
Jangan lupa makan yah gais, karena kalo hobi membaca juga butuh energi kuaat apalagi yang dibaca Skripsi euy berat-berat , masih maba juga 😂😂

Sabtu, 14 September 2019

KEPO DONG SAMA TEMEN SE ASRAMA SE KELAS

INSPIRATIF TEMEN SEPERJUANGAN

Namanya Nabila Hilyatunnisa, biasa dipanggil Nabila tetapi, ia pun memiliki nama kecil yang bisa dipanggil Ratu. Nama itu diberikan oleh kakaknya karena kedua orang tuanya bingung memberi nama untuk dirinya dan dia adalah anak perempuan satu satunya, jadi kakaknya yang ada di pesantren lah yang memberikan nama untuknya. Nabila Hilyatunnisa' mempunyai arti nama yang indah yaitu Perhiasan Wanita yang Berharga. Ia lahir di Bogor pada tanggal 6 Juni 2001, ia anak ke-4 dari lima bersaudaradan pastinya dia adalah anak terakhir yang biasa disebut si bungsu. Nama ayahnya adalah Khotib, beliau bekerja sebagai wiraswasta. Dan ibunya bernama Mariah, beliau seorang ibu rumah tangga , bagi Nabila ibunya adalah sosok ibu yang baik dan wanita super di kehidupan nyata.
Nabila memiliki seorang 4 saudara, kakak yang pertama dan kedua dia sudah menikah dan kakak yang ketiga dan keempat belum menikah. 

Nabila merasa jika dulu masa kecilnya adalah masa yang tidak beruntung baginya, karena pada masa kecil yang ia dapat dari cerita ibunya waktu ia berumur 2 tahun ia masih belum bisa berbicara. Ibunya merasa terpukul karena anak perempuan satu-satunya susah untuk berbicara, memanggil sebutan ibu saja tidak bisa kata ibunya " anak ibu cantik gini kenapa tidak bisa berbicara ? ". Akhirnya disyariatain ibunya ke seseorang yang bisa membantu Nabila berbicara selayaknya teman sebayanya. Dalam jangka waktu 3x pengobatan akhirnya ia ada sedikit peningkatan, ia bisa nangis seperti anak sebayanya, yang biasanya ia hanya mengeluarkan kata  " aaaaa.... " saja. Disitu ia merasa sedih kenapa ia memiliki riwayat masalalu seperti itu tetapi, dari situ ia beranggapan mungkin itu adalah sisi cobaan untuk ibunya dan Nabila sendiri, dari situ itu ia sangat bersyukur bahwa saat ini ia masih diizin oleh Allah swt untuk bisa berbicara dan walaupun suaranya cempreng , hahahah maaf Bila 😁. 

Sewaktu bila masih kecil ia sering di jaga dan dirawat oleh kakanya yang ke tiga dikala ibunya lagi sibuk mengurus pengerjaan rumah dan karena ibunya juga memiliki usaha membuka warung makanan maka yang menjadi pengganti ibunya untuk menjaga dan merawat dia ialah kakak yang ke tiga itu. Jarak usia dia dengan kakak perempuannya itu sekitar 10 tahun jadi sewaktu kecil banyak yang bilang bahwa dia adalah anak kakaknya karena keseringan bersama kakaknya itu.
Saat ia sudah berusia anak anak sekitar umur 8 tahun ia diberi pesan oleh ibunya bahwa sekarang dia bisa berbicara ia harus menjaga lisannya itu untuk berucap yang baik dan sopan, kalo tidak ibunya akan merasa sedih mendengarnya.

Pengalam dia saat duduk dibangku SD ia memiliki bakat Da'i Cilik. kedua orang tuanya sangat mendorong dan mensupport dia untuk selalu mengikuti lomba Da'i Cilik itu. "Yaah, meskipun aku tidak pernah mendapatkan juara tidak masalah, yang terpenting adalah  memisaya pernah memiliki pengalaman tersendiri di masa kecilku" ujar Nabila. Akhirnya setelah lulus SD ia ingin mengembangkan bakatnya di bidang pendakwa itu dengan melanjutkan sekolahnya sekaligus menjadi santri di salah satu Pesantren di kota tempat ia lahir. Ia memilih Pesantren yang khusus Dakwa dan Qiro'ah karena orang tuanya pun menginginkan ia untuk memiliki kelebihan juga di bacaan Al-Qur'annya. 


Semasa kecil ia memiliki cita-cita untuk menjadi pendakwa tetapi, cita-cita itu berubah pada saat dia duduk di bangku Tsanawiah. Ia disarankan oleh kakaknya untuk menjadi Pramugari karena ia memiliki bentuk tubuh yang tinggi bagus. Alasan kakaknya menyarankan ia untuk jadi pramugari itu karena kakak dia dulu juga ingin menjadi Pramugari tetapi tidak kesampaian karena suatu hal. Selanjutnya, pada masa-masa Aliyah mau menuju kelulusan ia pun berfikir apa sih sebenarnya tujuan hidup kedepannya. Akhirnya pada kelas 12 ia beranggapan ingin mengejar salah satu cita-citanya yaitu ia ingin pergi keluar negeri. Setelah lama ia mencari-cari prospek mana yang bisa mengantar dia untuk bisa pergi keluar negeri itu , ia menemukan salah satu jurusan Tarjamah di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Akhirnya ia sepakat bahwa cita-cita ia untuk kehidupan masa depannya adalah menjadi wanita sukses diusia muda, seperti tokoh idola  yaitu Wirda Salama Ulya atau biasa disebut Wirda Mansyur. 

Motto hidup Nabilah adalah jalani , nikmati dan syukuri kehidupan dengan berhuznudzon kepada Allah . 
Sekiann.. 

Do you know about me ? who am i ?
Lets view my little story..

Assalamualaikum wr wb .. salam sukses dan semangat !!
 Hai teman - teman online ku, saya akan memperkenalakan diri saya kepada kalian. Nama saya Nur Aini Zahrotul Qoryah, biasa di panggil Ani atau bisa juga Aini, sesuka kalian jika ingin menyapa saya dengan nama panggilan saya 😄. Saya dilahirkan di Pasuruan 12 September 2001, karena saya lahir di tanggal 12 September maka zodiak saya Virgo. Hobi saya senang sekali menonton film, terutama film yang berbau islami dengan genre apapun itu saya menyukai nya, bukan hanya itu saya juga suka sekali dengan film  disney  dan film horror pada kenyataannya saya adalah anak yang penakut hehehe tapi, saya suka dengan film horror. Saya juga penggemar karakter Sinchan, dari segi film dan animasi saya suka sekali menurut saya Sincahn itu lucu dan menggemaskan. Sekarang saya tinggal di kota Tangerang Selatan dan saya adalah Mahasiswi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta jurusan Tarjamah.

Kedua orang tua saya berasal dari Pasuruan Jawa Timur. Ayah saya bernama Yedi Sugianto, beliau adalah wiraswasta di sebuah perusahaan. Ibu saya bernama Anis Husniyah saya biasanya memanggil dengan sebutan Ummi, beliau adalah seorang ibu rumah tangga dan juga sebagai guru ngaji di desa kami tinggal. dimata saya ummi saya adalah orang yang sangat baik dan saya sangat mengidolakan beliau. Saya menganggap wonder woman didunia nyata adalah ummi saya. Saya anak pertama dari dua bersaudara, jarak saya dengan adik saya selisih 2 tahun jadi, banyak yang bilang kita berdua seperti anak kembar karena tinggi badan kami hampir sama 😌 sedihkan, padahal saya kakaknya.. dan kami berdua pengguna kacamata, jadi wajar juga terkadang orang lain mengira kami kembar sampai ada yang salah menyebutkan nama kami berdua. Adik perempuan saya bernama Zumrotul Fallakhiyah, ia masih duduk di bangku Aliyah kelas 10.

Riwayat pendidikan saya, TK di TK Al Islam . Setelah lulus saya melanjutkan di SDN Cangkring Malang II, masa masa SD itu sangat menyenangkan dan banyak sekali kenangan karena jangka waktunya pun di tempuh selama 6 tahun di bangku SD. Setalah lulus 6 tahun di bangku SD saya melanjutkan pendidikan ke SMPN 1 Beji. Lalu melanjutkan pendidikan Aliyah di MAN 1 Pasuruan, masa Aliyah pun sangat menyenangkan dan mengharukan karena masa dimana kita sudah beranjak dewasa, terutama pada saat di semester terakhir kelas 12 kami berjuang mengerjakan TA dan UN  dan banyak sekali hal yang sudah menjadi kenangan tersendiri dialam hidup saya.

Pengalaman yang sangat mengesankan bagi saya adalah saat saya duduk di bangku Aliyah. Saat kelas 10 semester 2 saya di beri amanah ummi saya untuk membantu nya mengajar ngaji private, karena kata beliau itu bisa dijadikan bekal pengalaman saya sebelum saya kuliah nanti bisa digunakan untuk mencari kerja sampingan yang tidak terlalu memberatkan waktu saya. Karena, saya juga suka sekali dengan anak kecil jadi dalam benat saya boleh lah itu di jadikan pengalaman bagi saya. Dengan berjalannya waktu saya merasa nyaman juga mengajar ngaji private anak kecil yang mayoritas TK sampai SD, saya tidak melihat sisi gaji yang saya dapat tapi pengalam saya menjadi seorang guru itu yang saya sangat bangga, karena ternyata tidak mudah menjadi guru untuk anak diusia dini yang harus sangat  telaten dan penuh sabar.

Cita - cita saya, saya ingin sekali berkeliling menjelajahi dunia dari negara satu lari ke negara lain tetapi tanpa di punggut biaya sepeserpun. Saya ingin berkeliling dunia dengan bekal ilmu barokah yang saya dapatkan. Itu adalah impian saya sejak duduk di bangku SD. Sejak itu saya selalu sholawatin gambar atau peta dunia yang saya tempelkan di dinding kamar. Wirda Mansyur beliau lah motovator yang saya idolakan, karena beliau saya jadi semakin semanagat dan tidak takut untuk berani bermimpi besar. 

Menatap ke langit, membuat kita semakin ingin berlari sejauh mungkin walau tak tahu sampai batas mana ujung yang ditempuh. Tak kenal kata lelah untuk berjuang dan pantang untuk mundur jika sudah keluar dari zona nyaman. Carilah ilmu seperti menjelajahi lautan dan menyelamlah sampai batas dasar laut yang kalian tempuh. Syukuri dan bangga lah apa yang ada pada dirimu, karena menjadi diri sendiri itu akan menunjukan keindahan lebih yanga ada pada dirimu 💖💖 .

Sekian , Wassalamualaikum wrb ......

IHWAL MENERJEMAHKAN

Ringkasan Artikel: IHWAL MENERJEMAHKAN: PROPOSISI TEORETIS CANGKUPAN PENGKAJIAN DAN PENELITIHAN Pada zaman sekarang ini, penguasaan bahas...